Recent post
Showing posts with label Fan FIc. Show all posts
Suatu tempat di Surga...
TUHAN berbincang dengan mahluk-mahluknya yaitu Malaikat, Iblis, Bumi, Matahari, Bulan dan yang lainnya di Surga(Matahari, Bumi & Bulan dalam bentuk roh), TUHAN mengatakan bahwa akan menciptakan sepasang mahluk yang akan menjadi khalifah/pemimpin di muka Bumi.
Mendengar rencana TUHAN tersebut, Bumi protes karena bumi merasa bahwa nantinya anak cucu Adam hanya akan membuat dirinya rusak. Hanya akan menguras segala kekayaan yang terkandung dalam dirinya dan hanya sedikit sekali yang akan peduli akan dirinya.
Setelah mendengar keluh kesah Bumi, TUHAN berkata "Aku tahu apa yang kamu tidak ketahui, dan janganlah kamu memungkiri akan hal itu" kemudian TUHAN memberi sedikit pelajaran kepada BUMI.
"AKU akan menunjukan sesuatu kepadamu (Bumi), dan belajarlah kamu (bumi) dari hal itu" TUHAN berkata kepada Bumi
Kemudian TUHAN mengambil sebagian Roh Bumi dan diletakan pada suatu wadah, dan wadah tersebut disimpan oleh TUHAN dan akan di bangkitkan suatu waktu pada saat anak cucu Adam sudah berkembang biak dan menyebar di permukaan Bumi, supaya Bumi mengerti dan belajar akan suatu hal....
Waktu pun berlalu, Adam diciptakan.
Di lain pihak ternyata Iblis iri pada Adam, dan protes keras kenapa Adam diciptakan lebih sempurna dibandingkan dengan dia(iblis).
Adam diciptakan dengan wajah rupawan, sedangkan Iblis dengan wajah abstrak alias tak berbentuk pasti. Iblis merasa bahwa dia lebih suci dan semestinya Iblislah yang diciptakan dengan wajah rupawan karena diciptakan dari api dibandingkan Adam yang diciptakan dari Tanah kotor.
TUHAN pun murka karena Iblis menghina ciptaan-NYA, Iblis pun di usir dengan tidak hormat dari Surga disaksikan oleh penghinu lainnya. Sebelum pergi Iblis bersumpah "Aku akan menggangu mahluk ciptaan-MU yang terbuat dari tanah kotor itu dan semua keturunannya agar lupa terhadap-MU sampai akhir jaman"
Adam hidup di Surga bersama mahluk ciptaan TUHAN yang lainya tanpa Iblis.
Akan tetapi Adam merasa kesepian di Surga dan meminta pendamping yang sejenis dengannya, dan TUHAN menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Adam sangat bahagia karena mendapat seorang pendamping.
TUHAN berkata "Bersenang-senanglah kamu wahai mahluk-KU, dan janganlah kamu sekali-kali mendekati itu(buah Quldi)"
Sementara itu dari luar Surga Iblis mendengar perkataan TUHAN & mendapatkan ide untuk menjerumuskan Adam & Hawa.
Suatu waktu ketika Adam & Hawa berjalan-jalan di pinggiran Surga, Hawa melihat sebuah pohon yang dipenuhi duri dari batang hingga keranting-rantingnya serta memiliki buah yang amat buruk rupanya. Hawa pun penasaran, Hawa mengajak Adam untuk mendekat kearah Pohon buah tersebut untuk melihat lebih jelas.
Namun Adam menolaknya karena Adam ingat akan perkataan TUHAN agar jangan sekali-kali mendekati pohon itu, Hawa pun menurutinya. Mereka pergi meninggalkan tempat itu.
Tapi ternyata tanpa sepengetahuan Adam, Hawa menyimpan rasa penasaran yang sangat mendalam. Kenapa TUHAN melarang semua mahluk penghuni Surga mendekati buah Quldi, toh kalau memang berbahaya seharusnya TUHAN membuang saja pohon tersebut dari Surga.
Dua tiga kali Adam masih bisa menolak rayuan Hawa untuk mendekati Quldi, tapi pada akhirnya Adam luluh juga dan menuruti permintaan Hawa untuk mendekat. Bahkan akibat dari rayuan Iblis yang selalu memantau kegiatan Adam & mencari kesempatan untuk menjerumuskannya, Adam beserta Hawa memakan buah pohon Quldi.
TUHAN pun marah melihat Adam & Hawa melanggar aturan-NYA, dan memberi hukuman diturunka dari Surga ke Bumi dan menjadi Khalifah disana.
"Inilah saatnya" ujar Bumi dalam hati
Bersambung ah.... :D
TUHAN berbincang dengan mahluk-mahluknya yaitu Malaikat, Iblis, Bumi, Matahari, Bulan dan yang lainnya di Surga(Matahari, Bumi & Bulan dalam bentuk roh), TUHAN mengatakan bahwa akan menciptakan sepasang mahluk yang akan menjadi khalifah/pemimpin di muka Bumi.
Mendengar rencana TUHAN tersebut, Bumi protes karena bumi merasa bahwa nantinya anak cucu Adam hanya akan membuat dirinya rusak. Hanya akan menguras segala kekayaan yang terkandung dalam dirinya dan hanya sedikit sekali yang akan peduli akan dirinya.
Setelah mendengar keluh kesah Bumi, TUHAN berkata "Aku tahu apa yang kamu tidak ketahui, dan janganlah kamu memungkiri akan hal itu" kemudian TUHAN memberi sedikit pelajaran kepada BUMI.
"AKU akan menunjukan sesuatu kepadamu (Bumi), dan belajarlah kamu (bumi) dari hal itu" TUHAN berkata kepada Bumi
Kemudian TUHAN mengambil sebagian Roh Bumi dan diletakan pada suatu wadah, dan wadah tersebut disimpan oleh TUHAN dan akan di bangkitkan suatu waktu pada saat anak cucu Adam sudah berkembang biak dan menyebar di permukaan Bumi, supaya Bumi mengerti dan belajar akan suatu hal....
Waktu pun berlalu, Adam diciptakan.
Di lain pihak ternyata Iblis iri pada Adam, dan protes keras kenapa Adam diciptakan lebih sempurna dibandingkan dengan dia(iblis).
Adam diciptakan dengan wajah rupawan, sedangkan Iblis dengan wajah abstrak alias tak berbentuk pasti. Iblis merasa bahwa dia lebih suci dan semestinya Iblislah yang diciptakan dengan wajah rupawan karena diciptakan dari api dibandingkan Adam yang diciptakan dari Tanah kotor.
TUHAN pun murka karena Iblis menghina ciptaan-NYA, Iblis pun di usir dengan tidak hormat dari Surga disaksikan oleh penghinu lainnya. Sebelum pergi Iblis bersumpah "Aku akan menggangu mahluk ciptaan-MU yang terbuat dari tanah kotor itu dan semua keturunannya agar lupa terhadap-MU sampai akhir jaman"
Adam hidup di Surga bersama mahluk ciptaan TUHAN yang lainya tanpa Iblis.
Akan tetapi Adam merasa kesepian di Surga dan meminta pendamping yang sejenis dengannya, dan TUHAN menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. Adam sangat bahagia karena mendapat seorang pendamping.
TUHAN berkata "Bersenang-senanglah kamu wahai mahluk-KU, dan janganlah kamu sekali-kali mendekati itu(buah Quldi)"
Sementara itu dari luar Surga Iblis mendengar perkataan TUHAN & mendapatkan ide untuk menjerumuskan Adam & Hawa.
Suatu waktu ketika Adam & Hawa berjalan-jalan di pinggiran Surga, Hawa melihat sebuah pohon yang dipenuhi duri dari batang hingga keranting-rantingnya serta memiliki buah yang amat buruk rupanya. Hawa pun penasaran, Hawa mengajak Adam untuk mendekat kearah Pohon buah tersebut untuk melihat lebih jelas.
Namun Adam menolaknya karena Adam ingat akan perkataan TUHAN agar jangan sekali-kali mendekati pohon itu, Hawa pun menurutinya. Mereka pergi meninggalkan tempat itu.
Tapi ternyata tanpa sepengetahuan Adam, Hawa menyimpan rasa penasaran yang sangat mendalam. Kenapa TUHAN melarang semua mahluk penghuni Surga mendekati buah Quldi, toh kalau memang berbahaya seharusnya TUHAN membuang saja pohon tersebut dari Surga.
Dua tiga kali Adam masih bisa menolak rayuan Hawa untuk mendekati Quldi, tapi pada akhirnya Adam luluh juga dan menuruti permintaan Hawa untuk mendekat. Bahkan akibat dari rayuan Iblis yang selalu memantau kegiatan Adam & mencari kesempatan untuk menjerumuskannya, Adam beserta Hawa memakan buah pohon Quldi.
TUHAN pun marah melihat Adam & Hawa melanggar aturan-NYA, dan memberi hukuman diturunka dari Surga ke Bumi dan menjadi Khalifah disana.
"Inilah saatnya" ujar Bumi dalam hati
Bersambung ah.... :D
Bukan cerita sebenarnya seperti yang tercantum dalam AL-QURAN & HADIST, Semua yang saya tulis ini hanya karangan belaka tanpa bermaksud apa-apa.
Terima Kasih
Episode 15 Determination.
Lama tak jumpa, Apa kabarnyo?
Semoga kalian semua dalam keadaan baik. Maaf baru nongol lagi di sini karna maklum aku lagi sok sibuk hohoho. :))
Oke, cerita sebelumnya menceritakan akan diadakannya sebuah perlombaan lari untuk memperingati HUT AGC Gokuen yang diikuti oleh 5 orang wakil dari masing-masing asrama yang ada di AGC gokuen.
Di cerita sebelumnya, Endang seorang siswi kelas 2b dari asrama 3 mengikuti lomba lari marathon dengan tujuan jika dia memenangkan lomba itu, seseorang yang Endang peduli kembali tersenyum dan mulai bermain bola lagi.
Tanpa banyak cing cong langsung aja simak. Mari kita sambit...
Jam 5 pagi di Asrama 3 Lantai 2
Aiko : "Ohayo..!!" Sambil ngumpulin belek. :))
Endang : "Ohayo!!!!" Semangat.
Aiko : "Endang mau kemana pagi-pagi begini?"
Endang : "Mau latihan sekalian lari pagi juga"
Aiko : "Heh?"
Lia : "Tumben, biasanya Endang paling males sama bangun pagi?"
Aiko : "iyah tuh." Sambil ngitung belek di tangan
Lia : "Aiko?"
Aiko : "Apa"
Lia : "Apaan tuh di tangan?"
Aiko : "Oh ini, lagi ngitung mutiara pagi ini"
Lia : "Idiiiiiihhhh.... Jorrooooookkkk...!!!"
Aiko : "Lia mau icip-icip"
Lia : "Boleh juga...."
Aiko : "Tuh mutiara Lia kayaknya lebih gede" Nunjuk ke mata Lia.
Lia : "Eh iya yah, Mutiaraku pagi ini gede banget"
Endang pun muntah akhirnya melihat kelakuan Lia & Aiko.
Aiko : "Endang sekarang semangat banget ya. Ada apa kah gerangan?"
Endang : "Ah gak juga ko. Memang lagi pingin olahraga aja jadi gak ada gerangan apa-apa" :D
Aiko : "Oh wakarimasta"
Endang : "Aku lari pagi dulu yah, Itekimasu"
Aiko & Lia : "Irashai"
Lia : "Nah, Aiko juga harus banyak olahraga tuh"
Aiko : "Olahraga ko, nih lagi olahraga" ngupas kulit Kelapa make gigi.
Sementara itu dilantai 1.
Yuki : "kira-kira besok pagi pas lomba lari nanti Asrama kita bakal menang gak yah?"
Nur : "Auk" Guling-guling sambil niup terompet.
Yuki : "Pingin deh ikut lari tapi aku larinya lambat kaya siput" nyari kutu di rambut.
Nur : "Aku juga, kita percayakan saja sama senpai-senpai kita. Btw, Yuki kayanya nikmatin banget nyari kutunya" dengan muka serius.
Yuki : "Yeeeesss dapet 1 kutu. Nyari lagi ah"
Nur : "Menghayati banget si Yuki nyari kutu" Mlongo
Yuki : "Kenikmatannya tidak ada yang menandingi"
Rin : "hei Nur, lihat kaca ku gak?"
Nur : "Tuh lagi dipake yuki buat mempermudah nyari kutu rambut katanya"
Rin : "eh, ajarin dong yuki gimana cara nyari kutu dirambut yang cepet?"
Yuki : "Eh?"
Nur : "Iyah, Yuki kayanya udah level dewa tentang nyari kutu"
Yuki : "Wani piro? hohoho.."
Endang lewat di depan mereka sambil pemanasan.
Rin : "Pelit nyo. Eh Ohayo Endang Senpai!"
Endang : "Ohayo, asik niye nyari kutu"
Rin : "Mau kemana senpai pagi-pagi buta begini?"
Endang : "Mau lari pagi. Aku lari pagi dulu Yuki" iket sepatu & bergegas keluar dari asrama 3.
Nur, Rin & Yuki : "Ganbatte ne Senpai!!"
Endang : "Osh.."
Nur, Rin & Yuki akhirnya bekerja sama dalam mencari kutu masing-masing.
Suatu tempat di Asrama 2 lantai 2
Terlihat Mikly sedang mengamati Endang lari pagi
Mikly : "Dasar, Hal yang tidak berguna. buat apa aku peduliin"
Di lantai 1
Wisnu : "Lapeeeeeeeeeeeerrrrrrr...." Nemplok di tembok.
Agha : "Gua juga bro."
Neji : "Senpai gak latihan?"
Wisnu : "Lagi males, lagian asrama kita yang pasti menang hehehe.."
Agha : "iya setuju..!!! Kita ini Asrama Superior di AGC Gakuen"
Wisnu : "Yossshh..."
Gunso : "Madara mana?"
Agha : "Paling kejebak di toilet lagi"
Ryan : "Kejebak?"
Agha : "iyah, paling lagi kebingungan abis pups mau cebok tahu-tahu gak ada air"
Terdengar suara gema rintihan Madara minta tolong nyalain air suasana asrama pun hening.
Neji : "Ah lupa, tadi gua matiin mesin airnya" lari menuju mesin air.
Ryan : "Bisa-bisanya si Neji yah" geleng-geleng kepala.
Neji : "Kan lu tadi yang nyuruh gua matiin mesin air" lempar Dwi ke arah Ryan.
Dwi : "Malangnya nasibku. Selalu aja dijadiin tumbal buat dilempar?" Pundung di pojokan.
Dwi : "Kayanya tahun ini bukan asrama 2 yang menang."
Agha : "Nani??"
Narator : Tanpa terasa jam sudah menunjukan pukul 7 pagi, para siswa siswi pun memulai kegiatan sekolah.
Jam olahraga kelas 2b.
N Sensei : "Oke, untuk hari ini akan diambil nilai atletik 100 meter"
Siswa siswi kelas 2b: "Siap Sensei"
N Sensei : "Oke gelombang pertama silahkan masuk ke lapangan"
5 siswa sedang bersiap untuk lari
N Sensei : "Oke, Siap, Bersedia, Ya !!!!!"
Dalam sekejap 5 siswa tadi berlari dan mereka telah mencapai garis finis.
N Sensei : "Yudistira!! waktunya 12 menit 29 detik!!!" Teriak pakai toa.
Yudistira : "Yessss..."
Cotaro : "Dengan begini asrama 2 pasti yang akan memenangkan lomba"
N Sensei : "Berikutnya, gelombang ke dua silahkan bersiap!!"
Diantara 5 siswa selanjutnya terlihat Endang.
"Okey, aku sudah berlatih dalam 6 hari ini. Akan aku test hasil latihanku selama ini kaya gimana" Gumam Endang dalam hati.
Endang berlari sangat cepat, seperti hendak mengejar maling daleman.
Yudistira : "Nani..!!??" Kaget.
5 murid sudah mencapai finis.
Cotaro : "Nani kure?"
Raka : "Wow...!!"
N Sensei : "Endang waktu nya 11 menit 32 detik" Teriak pakai Toa.
Aiko : "Wua Endang Sughoi !!!!"
Endang : "Ah arigato Aiko hihihi"
Dari kejauhan di balkon kelas 1, terlihat ada 2 siswa penghuni Asrama 3 sedang melihat ke arah lapangan.
Ilham : "Itu siapa?"
Royan : "Nama Endang, siswi kelas 2b"
Ilham : "Endang senpai cepat sekali"
Royan : "Yudistira senpai aja kalah cepat waktunya sama Endang Senpai"
Ilham : "Wah gimana nih?"
Royan : "Kalu begini, besok kita bisa kalah. Kita kayanya harus melakukan sesuatu buat Endang Senpai"
Ilham : "Iyah, Aku ada ide" Membisikin sesuatu ke telinga Royan.
Narator : Keesokan hari nya, perlombaan lari pun dimulai.
Di lapangan AGC gokuen
Irma Sensei : "Wah banyak sekali yang hadir buat nonton lomba lari ini"
Kaka Sensei : "Saya juga kaget Irma Sensei"
Irma Sensei : "iya hahaha.."
Madara : "Woy minna!!!! Ganbatte yo"
Wakil dari Asrama 2: "Yosh !!!!"
Arman : "Asrama 1??"
Wakil dari asrama 1 : "yuuuukkk"
Fina : "Mari kita buat sejarah!!!!!"
Wakil dari asrama 3 : "Siap!!!!!"
Tiba-tiba ada yang menembak panah kecil ke arah kaki Endang yang sedang bersiap-siap di lapangan.
Endang : "Ittee... Ulah siapa ini?"
Yudistira : "Endang, ganbatte ne!!!"
Endang : "Ha’ik..." Mencabut panah, dan melihat kesekeliling lapangan.
Di pinggir lapangan.
Aiko :" AGHA SENPAI!!! RAJIN LAH MANDI !!!!"
Agha berlari ke arah Aiko & mengacak-acak rambut Aiko.
Lia : "WISNU ONIICHAN...!!!! KECILKAN LAH PERUTMU...!!!"
Wisnu menghampiri Lia & mencet hidung Lia.
Nur : "AYO ASRAMA 3.!!!" Meniup terompet.
Ryan : "Asrama 2 pasti yg menang"
Nur : "Hey Rian, ini kan tempat buat asrama 3..!!"
Ryan : "Eh salah tempat ya, hehe..."
Ryan akhirnya di lempar oleh penonton Asrama 3 ke arah penonton Asrama 1.
N sensei : "Oke, semua dalam posisi, Bersedia, siap YA!!!"
Seluruh peserta lomba pun mulai berlari, setelah tersengar letusan pistol air dari N Sensei.
Arman : "iiiiiiiiiiiihihihi, Ayo asrama 1 tetap lah berlari"
Eman : "Armando, kita kan paling belakang?"
Arman : "Nani?" mempercepat lari.
Satu jam kemudian
Agha : "Tangga?"
Wisnu : "Aduh kenapa track lari ada tangganya sih?"
Agha : "gua sih gpp bro sama track yang lewatin tangga, tapi gara-gara lihat perut lu guncang begitu pas lu lari, gua jadi ketawa terus. Sekarang tenaga gua udah mau abis gara-gara ketawa"
Wisnu : "Nani? mau ngajak ribut lu?"
Agha : "Eh..??" Segera mempercepat lari karena merasakan aura gelap dari Wisnu
Tanpa sadar Wisnu pun kuat lari naiki anak tangga karena ngejar Agha.
2 jam kemudian
Hinamura : "Endang cepat sekali lari nya. Hos hos hos….."
Fina : "Tiap pagi, sekarang Endang sering lari pagi"
Fifin : "Bagus kalu begitu. Lihat deh Endang mulai mengejar Duo usil Asrama 2."
Hinamura : "Endang Sughoi"
Fina : "Duo Usil asrama 2.!!!!! kalian tidak akan menang dengan mudah. AYO ENDANG!!!!"
Endang : "Aku harus menang" kaki Endang mulai mengeluarkan darah.
Endang berhasil menyusul Duo usil Agha dan Wisnu.
Wisnu : "Nani?"
Endang : "hai Senpai"
Agha : "hai juga"
Wisnu : "Apa kabar Endang?"
Agha : "Kenapa lu malah nanya kabar bro?"
Wisnu : "Walau lagi lomba, kita harus sopan"
Agha : "Betul, Endang, kakinya berdarah? kenapa tu?"
Endang : "Tidak apa-apa senpai. Aku duluan ya.." Lari meninggalkan Dua usil.
Agha : "Ah gua nda mau kalah" menyusul Endang.
Wisnu : "Tunggu akyuu"
Arman pun mulai mengejar ketiganya
Diatap ruang olahraga
Mikly sedang bermalas-malasan di atap ruang olahraga. Tanpa di sadari datang Ilham & Royan.
Royan : "Ilham, tadi kita ketahuan ga pas melakukannya tadi?"
Ilham : "Tidak tenang aja aku kan mahir memanah, jadi nda ketahuan kalu tadi aku yang melukai kakinya Endang senpai"
Milky terbangun & melompat kearah Ilham dan Royan
Mikly : "Beritahu aku, Apa yang telah kalian lakukan?"
Di track lomba lari.
Darah makin mengucur deras di kaki Endang.
Agha : "Endang, kaki lu berdarah itu udah lo stop aja larinya"
Endang : "Tidak, aku tidak akan berhenti"
Agha : "Jangan terlalu di paksain"
Endang : "Aku ingin memenangi lomba ini. Aku ingin dia kembali seperti dulu yang murah senyum"
Di tempat Mikly
Mikly : "Apa ini suruhan Arman Senpai?" megang kerah Ilham.
Ilham : "Jose Armando tidak mengetahui kejadian ini, kita berdua yang punya ide. Jika kita kalah dalam lomba ini, Jose Armando akan menghukum kami semua asrama 1"
Mikly : "Jadi kalian melukai kaki Endang cuma untuk alasan itu?"
Ilham : "Sebenarnya kita gak mau melakukan itu, tapi mau gimana lagi, hukuman itu terlalu berat buat kami"
Mikly : "Yah Lu harusnya bilang ke Arman Senpai. Kalian berdua sangat menyedih kan..!!"
Mikly Bergegas meninggalkan ruang olahraga menuju lapangan AGC Gokuen.
Ilham & Royan terdiam menyesali apa yang telah mereka lakukan tadi
Di lapangan AGC Gokuen
Kaka Sensei : "Para peserta lomba mulai masuk ke lapangan AGC gokuen, kira-kira siapa yang akan menang?"
Irma Sensei : "Pemimpin lomba akan masuk. Dan yang memimpin adalah... Endang!!! Disusul oleh Agha dan Arman"
Penonton kaget.
Mikly masuk ke bangku penonton lapangan AGC Gokeun dan kaget.
Mikly : "Nani?"
Ilham dan Royan juga berada di bangku penonton dengan raut muka bersalah setelah melihat Endang masih berlari dengan kaki berdarah.
Yuki : "Kyaaaa Endang Senpai Ganbatte!!!"
Asrama 3 : "IKKKKE ENDANG!!!!!"
Endang : "Sedikit lagi.."
Arman : "Aku gak mau kalah HUAAAAAA..." Mempercepat lari.
Endang : "Semangat Endang tinggal sedikit lagi."
Kaka Sensei : "Akan kah ada sejarah baru, lomba lari akan di menangkan oleh asrama 3? posisi pertama masih Endang, kedua kembali ditempati oleh Agha dan ketiga Arman!!!"
Arman : "Panggil Gua JOSE ARMANDO!!!!!"
Mikly terdiam melihat Endang yang terus berlari tanpa memperdulikan kakinya yang berdarah.
Kaka Sensei : "Tinggal 200 meter lagi. Apakah akan ada sejarah baru??"
Tiba-tiba Endang terjatuh dan suasana di lapangan terdiam
Agha dan Arman pun melewati Endang.
Endang : "Aduuh sakitnya" Sambil memegang kaki yang berdarah.
Balkon bangku penonton Asrama 3
Aiko : "Endang kenapa disana?"
Agha berhenti berlari & menghampiri Endang tetapi Arman terus berlari dan memenangi lomba.
Armando : "Menang !!!!! hosh hosh, Endang kenapa?"
Mikly melompati pagar balkon, berlari dengan cepat melewati Agha dan menghampiri Endang
Mikly : "Hoi, lu gpp?"
Agha : "Gua akan keruang UKS dan memanggil Ayanami Sensei" berlari ngebut menuju ruang UKS.
Mikly : "oke"
Endang : "Sakit banget :( "
Mikly : "lu bisa tahan sedikit kan sakitnya?" gendong Endang dan berjalan menuju pintu keluar lapangan AGC Gokuen
Mikly : "Lu gpp kan?"
Endang : "Maaf, aku nda bisa lari sampai finish"
Penonton yang hadir memberi applause ke Endang.
Aiko : "ENDANG NICE FIGHT!!! ARIGATO!!!!"
Penonton : "ENDANG... ENDANG... ENDANG..."
Ilham dan Royan merasa makin bersalah setelah meilhat perjuangan Endang dan menghampiri Arman
Sesampainya di ruang UKS, Ayanami Sensei mengobati kaki Endang
Mikly : "Gimana Keadaannya??"
Ayanami Sensei : "gpp, tapi kayanya kaki dia terluka saat perlombaan belum dimulai"
Datang -ibu-ibu PKK tukang gosip- penghuni asrama 3
Yuki : "Endang senpai gimana kabarnya?"
Endang : "Iyah udah gpp ko. Minna, gomenasai"
Fina : "Kamu gak perlu minta maaf, justru kita harus bilang terima kasih sama Endang"
Datang -gerombolan maling daleman- Penghuni asrama 1
Arman : "Maaf kan kami Endang. Kami asrama 1 udah berbuat curang"
Ilham & Royan : "Maaf kan kami. Sumpah kami mohon maaf"
Endang : "Eh? udah gpp ko, Lagian aku gak tahu ko kalu dicurangin. Hihihi.."
Fina : "ada apa ini?
Arman, Ilham & Royan: "sekali lagi kami minta maaf..."
Endang : "Iya udah gpp"
Mikly : "Endang, Nice fight! Aku akan mulai lagi berlatih hehehe.." :)
Endang : "Beneran? syukur lah hihihi."
Fina : "oh jadi ini kenapa Endang berlatih keras dan ikut lomba lari hahaha."
Endang : "Udah ah aku malu"
Arman : "Sebagai konsekuensinya aku melepas juara satu lomba lari hut AGC Gokuen"
Datang -gerombolan tukang baso- Asrama 2 dan buat gaduh ruang UKS.
Wisnu : "Yosh Minna, mari kita buat pesta makan-makan disini. Mumpung ini masih hari Ultah sekolah kita HAHAHAHA..."
Semuanya : "YOSHHH..."
Mikly keluar ruangan dan menatap kearah lapangan bola.
Mikly : "Arigato ne Endang" :)
"Ganbatte ne Mikly. Arigato Gozaimasu" Gumam Endang dalam hati.
Suasana Ruang UKS pun makin ramai, Mikly mulai memutuskan untuk kembali bermain bola. Kaki Endang pun mulai sembuh.
-To be Continued-
========================================================
Cerita Asli Oleh Amalia Fitria Broto & di edit oleh Agha
Picture Credit by Gogel
========================================================
Sebelumnya AGC Family Eps 14
Selanjutnya AGC Family Eps 16
AGC FAMILY
Episode 14 : Fighting Girl part 2
Narator : Di episode sebelumnya, diceritakan bahwa Endang siswi kelas 2b AGC GOKUEN mempunyai keinginan supaya temannya Mikli anak kelas 2b penghuni asrama 2 untuk kembali seperti mikli yang dia kenal. Mau tahu cerita selanjutnya langsung aja simak yah.
| Gunso ngantuk, Wisnu pegang ketek. |
Di Halaman AGC GOKKUEN jam 9 pagi tepatnya di barisan asrama 1
Arman : “Aaaaaahhhh.. Panas..!!” Mengibaskan tangan.
Eman : “Banged Armando, jangan sampe ketombe ku nongol deh”
Arman : “eh? Apa itu ketombe?”
Eman : “Gak tahu Armando,Aku tadi Cuma ikutin cewek-cewek di sana bilang kayak gtuh”
Arman : “Oh. Tolong dong Ilham-chan payungi akyu. Akyu tidak kuat panas”
Ilham :” Ha’ik Jose Armando” Ilham buka payung tapi payungin diri sendiri.
Royan : “Hei Ilham...”
Ilham : “apa?”
Royan : “kenapa kamu payungin diri mu sendiri?”
Dwi : “iyah, Harus nya kan Jose Armando yang dipayungin!!”
Ilham : “Oh iya, gomen ne,” ngasih payung ke Arman.
Arman : “Good boy ilham-chan” payungin Ilham.
Royan : “Itu baru bener” tepuk tangan.
Ilham : “Dwi, kamu kan anak asrama 2 di sini. Kenapa kamu ada di barisan sini” tendang Dwi keluar barisan asrama 1
Arman : “aw aw aw, makin panas aja ini.Minna-san”
Penghuni asrama 1 : “Yes Jose Armando!”
Arman : “Gerah sekali ini” pegang kening.
Penghuni Asrama 1 : “Eh ?”
Eman : “Jose Armando minta di tiupin biar sejuk”
Penghuni Asrama 1 : “Oh gitu. Jose Armando !!!!”
“Haaaaaaaaahhhhhh.. !!!!!” Penghuni asrama 1 bersama-sama meniup Arman.
Arman : “ow ow ow ow ow” pegangan di pundak Eman
Eman : “Jose Armando kenapa?”
Di barisan Asrama 2
Gunso : “Ada apa sih sampe di suruh kumpul di halaman segala?”
Naru : “Gak tahu. Tapi ambil positifnya bro, jam pelajaran Kakarot sensei jadi kepotong hahaha.”
Gunso : “Betul juga bro. Masa, Kita di suruh neliti kandungan gas pada kentut”
Kakarot sensei menjita Gunso ”jangan ngobrol kalu lagi ada pengumuman. Nanti kamu gak denger sama pesan yang disampain”
Naru : “Itaaa..”
Gunso : “Hoi Naru, kan gua yang di jitak”
Naru : “eh ?”
Gunso : “Gomenasai Kakarot sensei”
Naru : “Tapi sensei, kan belum mulai pengumumannya”
Kakarot sensei : “Eh ? iya juga yah” garuk-garuk kepala “Udah pokoknya jangan ngobrol”
Ryan : “iyah lama nih, Kakarot Sensei!”
Kakarot Sensei : “Opo?”
Ryan : “Ko Irma Sensei belum muncul-muncul juga” ngupil.
Neji : “Emang mau kasih pengumuman apa sih sensei??”
Kakarot sensei : “Udah kamu sabar aja. Irma sensei pasti nongol ko. Nanti kamu juga tahu”
Dwi : “5 menit lagi Irma sensei dateng” Dwi menerawang.
Neji : “5 menit lagi? kaya judul lagu dangdut”
Sementara di barisan asrama 3
Lia : “Senpai,” megang boneka gaara’
Fina : “Hem?”
Lia : “Penghuni Asrama 1 dan asrama 2 gak ada yang beres orangnya yah?”
Fina : “Yah begitulah. Ketua asramanya ajah ngawur semua”
Aiko : “Fina senpai juga gak beres. HAHAHAHA.”
Fina : “Aiko-chan” mimik muka sadako
Aiko : “HAHAHAHAHahahaha.. “ Volume ketawa aiko makin lama makin kecil dan muka berubah jadi pucat.
Endang berbicara dalam hati “Mikli gak ikut kumpul yah?” lihat-lihat asrama 2.
Sora : “Hei Endang-chan” ngagetin Endang.
Endang : “Eh? Sora senpai”
Sora : “Nyariin Mikli yah? Hihihi..”
Endang : “hahaha, gak ko”
Sora : “Aku kira kamu nyariin mikli, Paling dia juga cabut gak ikut kumpul”
Endang : “Kayanya iyah senpai”
Datang Irma sensei sambil megang mikropon TOA
Irma Sensei : TERIMA KASIH ATAS WAKTUNYA SUDAH MAU BERKUMPUL DI HALAMAN INI.
Naru : “Seharusnya gua yang bilang terima kasih, jadi gak belajar pelajarannya Kaka sensei.
Irma sensei melempar sepatu ke arah Naru.
Naru : “Bahaya” Insting Naru cepat, Jadiin Ryan sebagai tameng.
Ryan : "Itaaa..!!!!" Sepatu Irma sensei nempel di muka Ryan
Irma Sensei : “NARUCHIGO!!!! KAMU JANGAN BERISIK DI SANA!!!!!”
Naru : “Ha’ik, sumimmasen Sensei. Hoi ryan harusnya lu bilang apa ke gua”
Ryan :” Arigatou Naru senpai”
Naru : “Sip”
Agha : “Woy. Kenapa malah Ryan yang bilang arigatou”
Irma Sensei : “OKE SAYA LANJUTKAN. UNTUK MERAYAKAN HARI AGC GAKURE, SEKOLAH KITA AKAN MENGADAKAN LOMBA LARI MARATON KELILING AGC GAKURE. TIAP ASRAMA AKAN DIWAKILKAN 5 ORANG. BAGI ASRAMA YANG MEMENANGI LOMBA INI, HARI MINGGU AKAN DI BEBASKAN DARI SEMUA KEGIATAN SEKOLAH”
Semua siswa-siswi AGC GOKUEN teriak kesenangan.
Kakarot Sensei : “Aris sensei”
Aris sensei : “Ono opo kakarot sensei??”
Kakarot sensei : “Hari minggu kan sekolah libur. Gak ada kegiatan belajar mengajar”
Aris sensei : “Iyah juga. Udah kita diam aja pura-pura gak tahu”
Irma Sensei : “NAH SEKARANG BALIK KE KELAS MASING-MASING”
Semua siswa-siswi kembali ke kelasnya masing-masing kecuali Endang.
Endang : “Ternyata dia lagi duduk di bangku lapangan sepak bola toh” melihat ke arah lapangan sepak bola “samperin ah”
(Kelas 1B)
Neji : “Hoi Ryan”
Ryan : “Ada apa? Snif...snif..” nyiumin ketek sendiri
Neji : “Ko hadiah buat pemenang lomba kayanya agak janggal deh?” ngupil.
Ryan : “Masak?”
Nur : “Kayanya asrama 3 tidak ada harapan buat menang”
Ryan : “Emang kenapa?”
Nur : “kita kan cewek, otomatis fisik kita kalah lah sama kalian asrama 1 dan 2”
Ilham : “Belum tentu juga Nur”
Terlihat Neji menempel kan tangannya ke ketek dan menyuruh Ryan untuk mencium tangan neji yang abis megang ketek
Ryan : “Ko bau nya begini sob?”
(Narator : Jangan terlalu membayangin sama apa yang dilakuin Ryan dan neji yah !!!! DON’T TRY THIS AT HOME)
Yuki : “Lu berdua jorok banged sih!” nutup idung.
Neji + Ryan : “Abis gak ada kerjaan jadi bawaannya pingin iseng. Yuki mau cium juga?”
Yuki : “BAKA !!!!” tabok Neji dan Ryan.
Nur : “Iyah juga sih. Bisa aja asrama 3 yang bakal menangin lomba”
Neji : “Oh iya, Nur terpilih gak buat jadi peserta lomba nanti?”
Nur : “Gak tahu. Asrama 3 belum nentuin wakil buat ikut lomba nanti”
Yuki : “Paling nanti sore sehabis pulang sekolah”
Nur : “Yups betul. Oh iyah Neji kepilih buat wakilin asrama 2?”
Neji : “Aku gak tahu juga. Madara senpai belum putusin siapa aja yang bakal wakilin asrama 2 buat lomba nanti”
Ilham : “Perlombaannya minggu depan yah? Kira-kira siapa yang bakal dipilih sama Jose Armando Senpai ?” pose bertopang dagu.
Di lapangan bola terlihat Mikli lagi ngupil
Endang : Seperti biasa, lu pasti menyendiri lagi.
Mikli : “Lu lagi” Buru-buru telen upil
Endang : “Dulu, lu bermain bola di lapangan itu. Keren banged bisa gocek 4 pemain sekaligus”
Mikli : “oh, gua udah ngelupain itu semua”
Endang : “Gua gak bisa lupain. Jadi kepikiran sama omongan lu dulu ke gua”
Mikli tiduran di bangku lapangan sambil memejam kan matanya
Endang : “lu bilang “Pertama kita harus percaya pada diri kita sendiri kalu pingin meraih sebuah impian. Setelah itu kerja keras. Kerja keras pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik. Walaupun hasilnya gagal tapi tetep ada hikmahnya”. Perkataan lu itu telah menginspirasi gua dalam ngejalanin hidup sehari-hari”
Mikli membuka matanya
Endang : “Bermain bola adalah segala nya bagi lu kan ? Jadi buktiin kalu ...”
Omongan Endang di sela oleh Mikli “Baka janaino?”
Endang : “eh?”
Mikli : “Gua berhenti bermain bola karna gua gak mau bermain bola lagi. Dan bagi gua, itu udah gak terlalu penting. Kaya berkesan hidup gua berantakan aja karna gua udah lepasin impian gua buat bermain bola”
Mikli memejamkan matanya kembali
Endang : :Mungkin”
Mikli membuka matanya kembali
Mikli : “Nani?”
Endang : “Jika lu menyerah pada hal yang paling penting dalam hidup lu, secara perlahan-lahan lu bakal kehilangan jati diri lu sendiri. Seseorang yang membohongi dirinya sendiri, sebenarnya dia telah menyakiti dirinya sendiri dan bakal ngerasain yang namanya kesepian”
Mikli pun berdiri
Endang : “Ngomong-ngomong tentang lomba lari maraton, jika gua menang nanti lu mau kan bermain bola kembali?”
Mikli : “Heh!!!! Kenapa lu yang memutuskan apa yang harus gua lakuin? Emang lu siapa gua? Jangan pernah berpikir bisa membuat gua menarik kata-kata gua dengan mudah”
Endang : “Jika gua menang, gua pingin lu bermain bola lagi dan kembali ke diri lu yang dulu”
Mikli pun melangkah meninggalkan Endang
Endang : “MIKLI..!!!!!!!! AKU PASTI BAKAL MENANG..!!!!!!!!!”
Tak terasa sudah menjelang sore, siswa-siswi AGC GOKKUEN kembali ke asramanya masing-masing. Mereka mulai mengadakan rapat di asramanya masing-masing.
Ruang tamu ASRAMA 1 pukul 20:00
Arman : “Dengar kan semuanya!!!!”
Penghuni Asrama 1 : “Ha’ik”
Arman : “Kita harus memenangi perlombaan ini. Jika kita kalah akyu akan menambah porsi latihan tari india pada kalian menjadi 9 jam nonstop tiap hari minggu !!!!!”
Penghuni Asrama 1 : “HA’IK!!!!”
Ruang tamu Asrama 2
Madara : “Oke, telah dipilih siapa yang akan mewakili asrama kita dalam lomba lari marathon”
Agha : “Yosh,,!!!” Pose pahlawan bertopeng
Madara : “Yang ketiga adalah Wisnu”
Neji : “Pilihan yang bagus”
Ishida : “Hoi kelas 1. Kita taruhan setelah Wisnu senpai lari, kira-kira perutnya bakal ciut gak”
Ryan : “Boleh tuh, gua pasang kalu perut Wisnu senpai.....”
bak buk bak buk bak buk....
Terlihat siswa kelasa 1 asrama 2 terkapar di lantai akibat jurus Taekwondonya Wisnu
Wisnu : “heh? Mereka gak tahu siapa gua yang sebenarnya hahaha?
Kelas 1 penghuni asrama 2 : “Gomenasai Wisnu senpai”
Madara : “Pelari ke empat adalah Yudistira. Dan pelari ke lima adalah...”
Yudistira : “Hoi Mikli, kaki lu udah lama sembuh kan?”
Mikli : “Pass...” Meninggalkan ruang tamu.
Yudistira : “payah”
Madara : “Udah, kita harus hormatin keputusan dia. Okeh untuk pelari ke lima adalah Neji”
Neji : “Okeh”
Madara : “Baik lah rapat selesai. Sekarang balik ke kamar kalian masing-masing”
Ruang tamu asrama 3
Fina : “Mari kita buat sejarah untuk pertama kalinya memenangi lomba marathon untuk asrama kita. Okeh Arigatou atas waktunya. Sekarang kembali ke kamar kalian masing-masing”
Endang : “Osh. Atashi gambari masho. Dan buat dia tersenyum seperti dulu lagi” melihat ke asrama 2 “Oyasumi nasai”.
-To be Continued-
========================================================
Cerita Asli Oleh Amalia Fitria Broto & di edit oleh Agha
Picture Credit by Gogel
========================================================
Sebelumnya AGC Family Eps 13
Selanjutnya AGC Family Eps 15
Navigation


